HukumPemerintah

Diduga Kampung Jawa Kelurahan Padang Matinggi Jadi Sarang Narkoba, Bandar Kebal Hukum?

Foto: Tampak Kantor Polres Labuhan Batu

Labuhan Batu, JejaringPos.com – Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Propinsi Sumatera Utara, Diduga kerap terjadi peredaran Narkoba, Kabar itu memantik kemarahan dan keresahan masyarakat setempat.

Meski berulang kali dilaporkan masyarakat seperti mengirimkan pengaduan masyarakat (Dumas), dugaan aktivitas sebagai “Sarang” narkoba itu tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Sebelumnya, Lokasi tersebut bahkan kabarnya pernah dilakukan penggerebekan oleh petugas, Namun sayangnya tindakan itu tak membuat efek jerah, Menurut warga, aktivitas mencurigakan justru sering terjadi.

Ilistrasi barang haram dan lambang penegakkan hukum

Sejumlah warga yang ditemui mengungkapkan, pola aktivitas di lokasi tersebut cukup mencolok. Keramaian terjadi pada jam-jam tertentu, dengan keluar-masuk orang yang dinilai tidak wajar bagi lingkungan organisasi.

“Sudah sering dilaporkan, bahkan katanya pernah digerebek. Tapi kenyataannya masih jalan terus. Kami jadi bertanya-tanya, ini sebenarnya ada apa?” ujar seorang warga yang minta identitasnya dirahasiakan. Rabu (1/4/2026) dikutip dari paradigmanasional.

Terkait kasus ini, Telah mendapat respon keras dari tokoh masyarakat setempat, Karena menilai kondisi yang terjadi dapat berpotensi merusak kepercayaan masyarakat, terhadap aparat penegak hukum apabila tidak segera ditangani secara serius dan transparan.

“Kalau ini dibiarkan larut, masyarakat bisa kehilangan kepercayaan. Penegakan hukum itu harus terlihat, bukan sekadar pernyataan,” tegasnya.

“Ini bukan lagi soal dugaan biasa. Ini sudah meresahkan. Anak-anak muda bisa jadi korban. Kami butuh tindakan nyata, bukan janji,” ujar warga lainnya.

Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Di sisi lain, Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, SH, MH, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera merespon informasi yang tersebar.

“Terima kasih atas informasinya, akan segera kami tindak lanjuti,” singkatnya.

Pernyataan tersebut kini menjadi sorotan publik yang menanti pembuktian di lapangan. Masyarakat berharap aparat tidak hanya merespons secara administratif, namun benar-benar melakukan penyelidikan secara menyeluruh, terbuka, dan berani menindak siapa pun yang terlibat jika terbukti bersalah.Red

Catatan Redaksi: Seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih bersifat dugaan dan berdasarkan keterangan warga. Prinsip praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi, dan proses hukum sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button