Hukum

Sidang Gregorius Ronald Tannur Ditunda, Begini Video Amatir Kondisi Dini Sebelum Tewas

Tangkapan layar video saat korban tergeletak disaksikan petugas keamanan mall/ist-jhon

Surabaya, JejaringPos.com – Sidang perkara pidana terdakwa Gregorius Ronald Tannur, Anak dari Edward Tannur anggota DPR RI terpaksa ditunda, Saksi dan ahli batal dihadirkan pihak terdakwa melalui tim penasehat hukumnya pengacara Lisa Rakhmat.

Dipersidangan yang berlangsung digelar diruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Meski giliran terdakwa menghadirkan saksi ad charge, Namun Jaksa Penuntut Umum Furkon Adi dari Kejari Surabaya, sempat menyampaikan kepada majelis hakim rencana menghadirkan kembali saksi Rekonstruksi, Sangat disayangkan, Hakim ketua Erin Tuah Damanik menolak.

“Tidak bisa saksi dihadirkan kalau diluar BAP,” tegasnya, Pada Selasa (14/5).

Sebagaimana pada pemberitaan sebelumnya sejumlah saksi dari penuntut umum, Telah memberikan kesaksian atas kejadian yang menewaskan seorang wanita muda Dini Sera Afrianti (28), kekasih Gregorius usai berkaraoke bersama teman-teman korban sambil meminum-minuman beralkohol jenis Tequila di Room Blackhole KTV Lenmarc Mall Surabaya.

Diperoleh fakta, Rekaman video amatir ketika korban Dini posisi tergeletak diparkiran Basement Mall, Tampak dalam gambar tangkapan layar video yang beredar, 3 orang petugas security dan seorang pegawai yang tak dikenal, Berikut seorang pria yang diduga sebagai suara terdakwa sambil merekam korban sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Perlu diketahui, Kronologi kejadian saat kedua pasangan kekasih korban dan terdakwa, keluar dari room karaoke, terjadi cekcok di dalam lift korban menampar terdakwa, lalu Terdakwa mencekik leher korban.

Kemudian terdakwa menendang kaki kiri korban sehingga terjatuh di dalam lift, lalu korban menarik baju Terdakwa yang membuat Terdakwa langsung memukul korban di bagian kepala menggunakan botol Tequilla yang dibawa Terdakwa sebelumnya.

Tak hanya kejadian dalam Lift, Ketika terdakwa melihat korban sedang duduk selonjor di sebelah kiri mobil bagian pintu depan, lalu Terdakwa langsung masuk ke mobil Innova bagian pengemudi dan ketika Terdakwa sudah di dalam mobil menanyakan kepada korban ”mau pulang atau tidak?” tetapi karena tidak ada respon atau jawaban dari Dini membuat Terdakwa semakin kesal dan emosi.

Sehingga Terdakwa sengaja langsung menjalankan mobil Innova nya ke arah kanan dimana saat itu Terdakwa mengetahui posisi korban sedang bersandar di mobil sebelah kiri. Seharusnya Terdakwa dapat mengetahui akibat perbuatannya apabila Terdakwa menjalankan mobilnya belok kearah kanan akan membuat tubuh korban ikut bergerak mengikuti laju mobil.

Namun karena Terdakwa merasa kesal dan emosi, Terdakwa tetap menjalankan mobilnya sehingga mobil yang dikemudikan Terdakwa melindas korban.

Jhon

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button