Ini Kata BNNP dan Warga, Dugaan Puluhan Pasien Narkoba Kabur

Foto: Kondisi tempat pasien narkoba dalam keadaan tertutup
Surabaya, JejaringPos.com– Fakta dilapangan atas misteri kaburnya sejumlah pasien, yang sebelumnya disebut-sebut menjalani Rehabilitasi Narkoba di sebuah tempat bernama “Omah Sehat Bersinar” Jalan Pucang Taman No 02 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng Surabaya, tampak masih tanda tanya.
Slamet yang disebut sebagai pimpinan tempat rehabilitasi para pecandu Narkoba tersebut, Hingga kini masih bungkam dan belum bersedia kembali memberikan klarifikasinya kepada Jejaringpos.com, Meski telah dilakukan panggilan telepone beberapa kali maupun mengirimkan pesan whatsapp bertujuan konfirmasi,
Demi menggali kebenaran informasi peristiwa yang sebelumnya diperoleh, Media ini mencoba mencari tahu dari sejumlah narasumber (warga sekitar), termasuk saksi yang mengaku selalu berada di Jalan Alun-alun Pucang Rinenggo dan Jalan Pucang Adi, Sebagai jalur arah yang kabarnya para pasien melarikan diri.
Seorang warga yang mengaku melihat sejumlah orang sedang berlari seperti orang Tawuran, saat kejadian Senin kemarin (12/10/2026), Ia meminta supaya namanya tidak ditulis, mengatakan pedagang dan warga lainnya disebut turut menyaksikan.
“Ya memang lari banyak saya kira tawuran, kayak tawuran teriak-teriak pencar enggak tahu arah kemana,” ujarnya pada Kamis (15/10/2026) mengaku tidak bisa memastikan jumlah yang berlari dan berpencar arah jalur kanan dan kiri menuju jalan pucang adi.
Diwaktu yang sama dengan beberapa warga lainnya, dan tak jauh dari sekitar lokasi Omah Sehat oleh pria berinisial S menjelaskan, pihaknya tidak banyak tahu hal itu, namun mengetahui adanya informasi peristiwa tersebut, dikarenakan sedang tidak berada disekitar jalan Pucang Adi, bahkan tidak mengenal pimpinan tempat rehabilitasi.
“Bapak itu yang tahu, jam dua katanya, malam,” kata salah satu pria menginformasikan jika teman lainnya yang dianggap lebih tahu.
Sementara, Warga yang disebut dianggap lebih mengetahui soal berhaburannya sejumlah orang, hanya menyampaikan kejadian persisnya tidak tahu namun justru menuturkan jika teman kerjanya yang saat kejadian itu ada dilokasi.
“Krungu-krungue petang puluh limo yang masuk disitu, saya kurang paham, tidak kenal,” pungkas seorang paruh baya mengatakan terdapat jumlah sekitar 45 orang pasien didalam rumah tertutup dan tidak mengenal pimpinannya.
Terkait puluhan pasien narkoba yang disebut kabur dan tengah disorot itu, untuk mengetahui penanganan awal oleh sebuah lembaga institusi terkait, media ini mencoba konfirmasi ke sejumlah pihak seperti Direktur Narkoba Polda Jawa Timur, Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak hingga pimpinan Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Timur.
Direktur Narkoba Polda Jatim Kombes M.Kurniawan, saat dihubungi melalui pesan whatsapp tujuan konfirmasi, sayangnya hingga berita ini ditulis pesan yang dikirim belum terbaca.
Sedangkan, Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan, juga ketika konfirmasi dari media ini dikirimkan, pesan whatsapp yang diterima telah dibaca akan tetapi belum merespon.
Dihari yang sama, Muh.Suhanda, Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, menanggapi konfirmasi dan menjelaskan terkait pasien rehab yang kabur sudah dikoordinasi.
“Utk klien yg direhab di omah merupakan hasil tangkapan dari polda dan polres, hasil putusan TAT dirawat inap di omah, utk yg kabur sdh dikoordinasikan dgn penyidik polda dan polrestabes, tks,” tegasnya, Kamis (15/10/2026) namun belum membalas konfirmasi hal lainnya.
Sedangkan pihak Polrestabes Surabaya dalam hal ini Kasat Narkoba, sampai berita ini tayang belum dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasi.
Untuk diketahui, Para pasien rehab yang berada didalam pengawasan perawatan Omah Sehat tersebut termasuk yang kabur, belum diperoleh data kebenaran apakah kesemuanya berstatus tersangka, berikut standar penanganan kondisi dalam bangunan, apakah sudah sesuai SNI (Peraturan Pemerintah), bahkan tindakan lebih lanjut terhadap yang melarikan diri.(Tim/Red)



