Terungkap Pelaku Tabrak Maut Belum Minta Maaf ke Keluarga dan Jenguk Korban

Foto: Kanan, Terdakwa Erica menangis saat dipersidangan
Surabaya, JejaringPos.com – Ayah korban dalam kecelakaan maut yang tewaskan Rachmad Praditya Kusuma, Sunarto tampak emosi terhadap Erica Natasha Risakotta terdakwa dalam kasus tabrakan maut di Surabaya, dihadapan majelis hakim yang diketuai hakim Sarlota Marselina Suek, pelaku disebut belum pernah meminta maaf secara langsung maupun menjenguk korban.
Hingga kasusnya digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, antara kedua pihak dapat dipastikan belum terjalin perdamaian.
Dalam sidang berlangsung diruang sari 2, Jaksa Penuntut Umum Deddy Arisandi menghadirkan 4 orang saksi fakta yakni Sunarto ayah korban dan ketiga rekan kerja Rachmad sebagai jasa Event.
“Memang anak saya bisa ditukar uang? Nggak bisa. Kamu mau bayar, saya akan bayar. Ya, jangan diulangi lagi ya, kayak gitu. Coba nanti kalau anak kamu, kamu punya dua kan? Kalau kamu diperlakukan seperti itu, seperti apa perasaanmu?,” tegas seorang purnawirawan sekaligus ayah dari tiga orang anak, mengungkapkan emosinya dan berharap supaya hakim dan jaksa memberikan keadilan bagi anaknya, pada Selasa (3/11/2026).
Erica sebagai terdakwa tanpa didampingi pengacara, saat sidang dilanjutkan pemeriksaan keterangan terhadap dirinya, Ia mengaku sedikit pusing usai menenggak 5 gelas minuman beralkohol, sehingga menabrak mobil Green taxi listrik didepan Gedung Grahadi, lalu mencoba kabur karena takut dikerumuni massa sehingga naas kembali menabrak mobil pikap L300 yang mengakibatkan korban tewas di saat hendak melakukan muatan Scafollding di jalan Yos Sudarso Surabaya.
“Saya saat itu sadar awal bawa mobil, namun tak lama kepala gliyeng,” ucap wanita berusia sekitar 30 an.
Seusai sidang berlangsung, Sunarto sempat bercerita, jika anak keduanya tersebut selain disebut sebagai tulang punggung keluarga, juga pernah dipercaya sebagai anggota Paskibraka yang dipercaya sekolahnya, Korban juga memiliki dua orang saudara pria yakni seorang kakak yang telah menikah maupun adik.
“Saya sangat kecewa dan sangat kehilangan sekali, kecewanya kita kenapa pelaku tidak ada itikat baik datang kerumah maupun melihat kerumah sakit,” ujarnya.
Dalam perkara Erica, Sidang berikutnya terdakwa akan mendengarkan pembacaan surat tuntutan dari jaksa yang waktu belum dapat ditentukan.Dec/Red



