Mantan Terapis Spa Superior Ungkap Hubungannya dengan Tonny Soegiono, dalam Perkara Pencurian Rp 1,285 Miliar

Foto: Nur Hasannah saat menyampaikan keterangannya
Surabaya, JejaringPos.com – Nur Hasannah terdakwa dalam perkara pencurian uang Rp1,285 Miliar milik Tonny Soegiono mantan kekasihnya, yang juga pelanggan tetap spa superior Surabaya, dalam sidang pemeriksaan keterangannya, Rabu (17/6/2026) mengungkapkan hubungannya dengan korban, sebelum dipidana karena menolak rujuk kembali.
Dihadapan majelis hakim yang diketuai Purnomo Hardiyarto, terdakwa Nur didampingi penasehat hukumnya Zulfan Badru Naja, mengatakan beberapa kali lakukan layaknya suami istri dengan Tonny, dibeberapa hotel seperti Shangrila Surabaya hingga saat di Bali, bersama Putriana Kusuma Wardani (DPO) yang ditemani kekasihnya seorang oknum polisi.
“Kami berhubungan sudah layaknya suami istri dan chek in di Shangri-La dua kali seminggu yang mulia,” bebernya disaksikan para pengunjung sidang saat digelar diruang sari 2 Pengadilan Negeri Surabaya.
Meski sempat dibantah pelapor pada sidang sebelumnya, saat agenda keterangan saksi Tonny selaku korban, Nur lanjut tetap menceritakan kisah asmaranya.
“Pak Tonny melaporkan ke polisi karena setelah Kami putus atas kemauan saya sendiri, karena saya tidak mau terlalu tertekan dan uang yang saya kembalikan sudah mencapai lebih kurang 480 juta. dan Uang yang dalam rekening korban, saya lihat 2,1 Miliar, yang tak mutasi transfer hampir 1,2 Miliar,” pungkas terdakwa meyakinkan hakim.

Nur kembali menjelaskan jika korban sempat minta rujuk, bahkan permintaan itu dilakukan dua kali sebelumnya akhirnya dilaporkan ke Polisi.
“Tonny minta rujuk kembali 2 kali. yang pertama melalui wa dan yang kedua dia langsung datang kerumah tapi tetap saya tolak,” tandasnya.
Usai pemeriksaan keterangan terdakwa berakhir digelar, sidang berikutnya pada Rabu depan, akan berlangsung agenda pembacaan surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum Hasanuddin Tandilolo.
Sementara saat diluar persidangan, pengacara terdakwa sempat menyampaikan pengalaman kliennya didepan wartawan hingga alami ketakutan, Zulfan membeberkan bahwa kliennya berapa kali didatangi oleh orang suruhan korban.
“Pengakuan klien kami, berkali-kali ada orang suruhan yang mendatangi dan mengancam, Bahasanya kalau mau hidup tenang dan tidak ada yang terluka, segera menemui korban dan mengembalikan uang,” ujarnya.
Permasalahan semakin terjadi, setelah Nur Hasannah menolak ajakan korban, supaya ia dan Tonny dapat menjalin hubungan kembali.Red



