FPK Jatim Komitmen Jaga Kesatuan, dalam Acara Sarasehan Lintas Suku dan Agama

Foto: Ketua FPK Jatim Raden.H.M Ali Zaini saat menyampaikan sambutannya
Surabaya, JejaringPos.com – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur, sukses menggelar Sarasehan Lintas Suku dan Agama dalam Kebhinekaan, di Gebu Minang Jalan Gayung Kebon sari Surabaya, Sabtu (4/4/2026), hadir sejumlah tamu pimpinan FPK Kabupaten dan Kota, serta pejabat dari Bakesbangpol Propinsi Jatim Nurul Ansori, selaku Sekretaris yang mewakili Eddy Supriyanto Kepala Bakesbangpol Jatim.
FPK juga turut mengundang perwakilan para mahasiswa dari Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) dan Mahasiswa kampus Telkom Surabaya.

Saat acara dimulai yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars FPK, Selanjutnya Ansori sekretaris Bakesbangpol pada sambutannya menyampaikan apresiasi, terhadap ketua FPK Jatim Raden H.Mohammad Ali Zaini, maupun para pengurus yang disebut aktif dalam mengadakan kegiatan.
“Forum Pembauran Kebangsaan sebagai komunikasi bagi insan lintas suku,
Dan menghargai serta menghormati perbedaan yang ada, Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerukunan jangan sampai perbedaan seharusnya menjadi keindahan, justru berubah menjadi sumber perpecahan,” ujarnya.
“Mari kita jadikan nilai toleransi gotong royong dan saling menghargai sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesan pejabat bakesbangpol.

Sementara R.H.M Ali Zaini mengucapkan rasa syukur dengan terselenggaranya kegiatan, Menurutnya Indonesia merupakan bangsa yang dianugerahi keberagaman luar biasa, mulai dari suku, agama, hingga budaya.
“Saya tak lupa mengucapkan rasa syukur karena keberagaman adalah kekuatan, bukan kelemahan.kita juga harus menyadari bahwa potensi gesekan sosial bisa muncul kapan saja. Karena itu, perlu upaya bersama untuk menjaga harmoni di tengah masyarakat,” kata sosok pria yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan rendah hati.

Ketua FPK menambahkan, Bahwa organisasi ini (FPK) dapat dibuat sarana komunikasi antar kelompok masyarakat, bahkan tak hanya sebagai wadah silaturahmi, namun termasuk ruang dialog yang inklusif dan berorientasi.
Menurut pria yang selalu aktif berpenampilan rapi serta dikenal bijaksana memimpin FPK, tak lupa mengatakan pentingnya keterlibatan tokoh agama dan masyarakat hal tersebut dianggap krusial, dalam menjaga kondusivitas serta memperkuat nilai-nilai kebhinekaan, Sebagaimana melalui Sarasehan ini bisa memberikan manfaat nyata serta menjadi bagian dalam merawat persatuan dan kesatuan.Jhon



